Pengalaman Hidup Yang Harus Dimiliki Sebelum Umur 30 Tahun

Berita Terbaru Motivasi – Fase sebelum memasuki usia 30-an bisa dibilang fase paling nyaman. Di usia 20-an, kami mulai bisa melakukan banyak hal, yang dilarang karena kami masih di bawah umur. Namun memasuki zaman ini, banyak hal yang dulu hanya kita impikan kini bisa menjadi kenyataan. Mulai dari toga yang sudah disematkan di kepala, mendapatkan pekerjaan pertama dan gaji pertama tentunya.

Pengalaman Hidup Yang Harus Dimiliki Sebelum Umur 30 Tahun

Sampai pada akhirnya semakin serius dalam menjalin hubungan. Namun, meski kita sudah memasuki zona nyaman di usia ini, bukan berarti kita bisa melupakan diri sendiri. Karena akan ada fase usia selanjutnya yang kesuksesannya akan ditentukan mulai sekarang. Itu sebabnya, sebelum Anda mencapai usia 3 kepala, setidaknya Anda harus merasakan pengalaman ini.

  1. Bekerja di bidang yang tidak menguntungkan

Di perguruan tinggi, Anda sering bermimpi bisa bekerja di perusahaan impian Anda atau memiliki pekerjaan yang Anda inginkan sejak lama. Anda melakukan semua persiapan untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda. Namun kenyataan setelah kuliah berakhir terkadang tidak seindah yang dibayangkan. Jangankan punya pekerjaan impian, punya pekerjaan saja sudah sangat sulit.

Suka atau tidak suka, terkadang sebagian besar dari Anda harus rela mengubur saat bermimpi memiliki pekerjaan impian. Dan dipaksa bekerja di bidang yang sama sekali tidak sesuai dengan level Anda. Tapi bagaimanapun, itu baik untuk mengajari Anda apa artinya sebenarnya dalam sebuah perjuangan. Karena mimpi terkadang harus diwujudkan melalui perjuangan berdarah.

  1. Patah Hati

Bicara soal patah hati, semua orang pasti setuju kalau ini yang paling dihindari. Siapapun yang ingin merasakan patah hati, hanya karena komitmen dan janji yang tidak pernah ditepati oleh seseorang yang sangat kita percayai. Sekali hati patah, butuh waktu lama untuk sembuh. Namun sebelum Anda memiliki hubungan yang akan Anda jaga hingga nanti, Anda memang perlu merasakan patah hati yang serius. Setidaknya Anda akan tahu perbedaan antara dia yang tulus dan dia yang hanya ingin mengolok-olok Anda. Untuk memahami perbedaannya, Anda harus berani jatuh cinta sebanyak mungkin meski dengan orang yang salah.

  1. Kehilangan Teman

Dari sekolah hingga perguruan tinggi, Anda bisa merasa seperti orang yang paling ramah di dunia. Karena Anda punya banyak teman untuk menghabiskan waktu bersama. Banyak hal sepertinya dilakukan bersama dengan teman. Seiring waktu, hari-hari sekolah dan kuliah berakhir. Teman-teman yang dulu bersama Anda perlahan mulai berjalan di jalur mereka sendiri. Anda juga merasa kehilangan mereka.

Tapi justru fase inilah yang harus Anda rasakan sebelum menginjak usia 30-an. Kehilangan teman merupakan fase yang sangat wajar dalam kehidupan seseorang. Akan ada kalanya Anda tidak ingin melakukan sesuatu dengan banyak orang. Anda akan memilih untuk menyelesaikannya sendiri. Sementara mereka yang masih bertahan, kami dapat yakin bahwa Anda adalah teman sejati yang Anda miliki.

  1. Kesulitan Keuangan

Usia 20-an Anda biasanya merupakan fase usia di mana Anda masih bisa bersenang-senang dan memenuhi semua keinginan Anda tanpa berpikir. Wajar jika di usia ini Anda belum menghadapi banyak cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan. Gaji yang Anda dapatkan masih cukup untuk diri Anda sendiri. Namun jangan terus berpuas diri dengan kondisi ini. Cepat atau lambat Anda akan dihadapkan pada kenyataan bahwa gaji yang Anda dapatkan tidak lagi hanya untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga untuk kebutuhan keluarga kecil Anda di kemudian hari.

Masalah kesulitan keuangan mungkin menjadi masalah yang harus Anda biasakan untuk menghadapinya. Itu sebabnya, Anda yang pernah mengalami kesulitan keuangan di usia ini patut bersyukur. Setidaknya Anda tahu bagaimana menghargai setiap dolar yang Anda peroleh. Meski menghadapi kesulitan ini dengan keberanian, jangan langsung menyerah dan langsung meminta bantuan orang tua. Karena itu sama, Anda tidak akan pernah bisa belajar.

By admin